SMA PANGUDI LUHUR ST. VINCENTIUS GIRIWOYO
SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo - Desa Sejati, Giriwoyo, Wonogiri - Indonesia 57675  Telp. 082892210187
Kamis, 21 September 2017  - 1 User Online  
BERANDAPPDB ONLINEBUKU TAMUHUBUNGI KAMI 


30.11.2013 07:58:05 790x dibaca.
BERITA
23 KM : MELELAHKAN, MENGASIKKAN DAN LUAR BIASA

Pada tanggal 16-17 November 2013 yang lalu Pramuka Ambalan Soegiyopranoto dan Ch. Martha Tiahahu  yang berpangkalan SMA Pangudi Luhur St. Vincentius Giriwoyo, mengadakan Long March dan pencarian Badge Ambalan dari Terminal Giribelah, Giritontro sampai pantai Sembukan, Parangggupito.  Kegiatan ini diikuti penegak kelas X.

Dua minggu sebelum pelaksanaan kegiatan tersebut panitia sudah mulai menyibukkan diri dengan menyiapkan seluruh acara demi terlaksananya kegiatan tersebut. Panitia yang terlibat adalah dari penegak Bantara yang sudah bergelut di pramuka.

Gereja St. Ignasius Danan merupakan awal bagi kami dalam melakukan kegiatan. Walaupun hujan lebat mengguyur namun tidak mematahkan semangat kami. Saat itu pukul 15.00 kami berkumpul di gereja untuk misa bagi yang beragama katholik. Kami selesai misa pukul 17.30, setelah itu kami diantar menuju terminal Giribelah, untuk bertemu dengan teman-teman kami yang beragama islam yangg sudah stand by disana. Dalam perjalanan, rintikan gerimis pun masih menemani kami. Gerimis mulai reda pada pukul 18.00, lalu kami melaksanakkan upacara pembukaan, selesai upacara kami semua makan malam, selanjutnya ada info pemberangkatan, pemberangkatan dilakukan dengan cara menjawab kuis dari panitia. Nampaknya semua peserta sangat antusias sekali dalam menjawab pertanyaan yang diberikan oleh panitia. Semua berlomba-lomba dalam menyelesaikan soal-soal itu agar kelompok mereka dapat berangkat terlebih dahulu. Hingga pada akhirnya hanya tersisa dua kelompok terakhir. Nampaknya mereka sangat pusing menjawab pertanyaan yang terakhir ini. Dan akhirnya salah satu kelompok berhasil menjawab dan mereka pun berangkat. Tidak lama kemudian kelompok yang paling terakhir pun berangkat.

 Dalam perjalanan rasa dingin menyelimuti kami. Gerimis pun selalu menyertai perjalanan kami. Namun kami mempunyai tekad yang kuat untuk melakukan perjalanan 23 Km itu. Sesekali kami istirahat untuk melepas lelah dan sekedar untuk minum dan makan makanan yang kami bawa. Dalam perjalanan kami telah disambut oleh beberapa pos. Didalam pos itu peserta melaksanakan tugas yang diberikan oleh petugas pos. Pos-pos yang ada adalah pos tentang pengamalan Dasa Dharma yakni ada 10 pos.

Pukul 01.00 kelompok pertama sampai dipantai Sembukan, sesampainya disana kelompok pertama langsung tidur, semua kelompok sampai disana pukul 04.00. Semua panitia dan penegak kelas X tidur sampai pukul 04.30, setelah semua bangun, penegak kelas X diberi kesempatan untuk MCK, sementara para panitia menyembunyikan Badge Ambalan disemak belukar. Peserta mencari Badge Ambalan disemak belukar yang berembun, setelah penegak putra menemukan Badge Ambalan mereka berteriak “HORE SAYA MENDAPATKAN BADGE AMBALAN SOEGIYOPRANOTO....!!!!”, sementara penegak putri berteriak “HORE SAYA MENDAPATKAN BADGE AMBALAN CH. MARTHA TIAHAHU....!!!”. Mereka tampak sangat antusias saat mencari dan meneriakkannya. Perut kami telah berbunyi, menandakan bahwa kami telah lapar selanjutnya kami sarapan di temani dengan suara ombak yang menabrak karang dan pasir putih yang terhampar luas, sungguh indah ciptaan Tuhan dipagi yang cerah kala itu. Seusai makan, kami bermain dengan ombak dan air nan jernih dan pasir nan putih. Hingga tak terasa, sang surya telah beranjak naik, hangatnya mentari pagi telah berubah menjadi panas yang membuat kami berkeringat. Namun kami masih tetap semangat dan ceria, hingga pada akhirnya tiba saatnya kami semua panitia dan peserta untuk melakukan tugas selanjutnya yaitu Wiyata Mandala di sekitar pantai Sembukan yang merupakan bukti cinta kami kepada alam. Setelah selesai, kami bergegas bersiap untuk upacara penutupan. Upacara penutupan dilaksanakan dihamparan pasir nan putih, dalam upacara penutupan tersebut, ada 4 anak Bantara yang baru dilantik dan pelantikan penegak Ambalan Soegiyopranto dan Ch. Martha Tiahahu, pelantikan itu sangat mengesankan, karena disaksikan oleh ombak, karang, dan pasir pantai Sembukan. Selesai upacara penutupan, kami berkemas dan pulang, kami pulang diantar dengan 2 truk. Dalam perjalanan kami sangat senang dan berterimakasih pada Tuhan karena kami masih diberi kesempatan untuk dapat menikmati keindahan ciptaan Tuhan.








^:^ : IP 54.198.54.142 : 3 ms   
SMA PANGUDI LUHUR ST. VINCENTIUS GIRIWOYO
 © 2017  http://smaplgio.pangudiluhur.org/